Imigrasi Pontianak Siaga Hadapi Lonjakan Penumpang Ramadhan, Idul Fitri dan Imlek di Bandara Supadio
INFOWARGEPONTIANAK.COM, PONTIANAK- Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak menggelar apel siaga dalam rangka memastikan kesiapan petugas menghadapi potensi peningkatan arus lalu lintas penumpang menjelang dan selama bulan Ramadhan, Hari Raya Idul Fitri, serta Tahun Baru Imlek.
Apel dilaksanakan di area kerja Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Internasional Supadio dan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Sam Fernando.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA), pada periode hari besar keagamaan dan libur nasional yang waktunya berdekatan.
Dalam amanatnya, Sam Fernando menegaskan bahwa momentum Ramadhan, Idul Fitri, dan Imlek identik dengan lonjakan jumlah penumpang di bandara.
Oleh karena itu, seluruh jajaran Imigrasi dituntut bekerja secara optimal dengan tetap mengedepankan profesionalisme. Ia menekankan bahwa pelayanan keimigrasian harus tetap berjalan cepat, tepat, dan humanis, namun tanpa mengesampingkan aspek pengawasan serta keamanan negara.
“ Kita harus memastikan pelayanan keimigrasian tetap cepat dan tepat, namun tetap waspada. Momentum hari besar keagamaan dan libur nasional tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan maupun kewaspadaan kita,” tegas Sam Fernando.
Peningkatan volume penumpang tidak hanya berdampak pada antrean layanan, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko pelanggaran keimigrasian apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Selain kesiapan internal, Imigrasi Pontianak juga menekankan pentingnya sinergi dengan berbagai instansi terkait di lingkungan Bandara Supadio.
” Koordinasi lintas sektor dinilai krusial untuk menjaga kelancaran arus penumpang sekaligus stabilitas keamanan,” tambahnya.
Beberapa instansi yang menjadi mitra koordinasi antara lain pengelola bandara, TNI, Polri, Bea Cukai, Karantina, serta pemangku kepentingan lainnya.
Sinergi tersebut diperlukan agar setiap potensi kendala di lapangan dapat ditangani secara cepat dan terpadu. Dengan demikian, pelayanan kepada penumpang tetap optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan dan pengawasan.
Menghadapi periode hari besar lintas agama yang waktunya beririsan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah penyesuaian pengaturan jadwal dan pola kerja petugas.
Penataan ulang sistem shift dilakukan untuk memastikan ketersediaan personel yang memadai, terutama pada jam-jam puncak kedatangan dan keberangkatan penumpang.
Selain itu, dilakukan penambahan personel pada waktu-waktu tertentu yang diperkirakan mengalami lonjakan arus penumpang. Strategi ini diharapkan dapat meminimalkan antrean panjang serta menjaga standar pelayanan tetap prima.
Di samping peningkatan pelayanan, Imigrasi Pontianak juga memperketat pengawasan terhadap perlintasan orang, khususnya yang berisiko.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan negara serta mencegah potensi pelanggaran keimigrasian. Petugas di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) diminta tetap cermat dalam melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan, verifikasi data, serta analisis profil penumpang.
Penguatan pengawasan dilakukan tanpa menghambat kelancaran proses pelayanan, sehingga keseimbangan antara keamanan dan kenyamanan tetap terjaga.
Dalam kesempatan tersebut, Sam Fernando juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kesehatan, kedisiplinan, dan integritas selama menjalankan tugas.
Ia menyadari bahwa sebagian masa tugas berlangsung bertepatan dengan ibadah puasa di bulan Ramadhan, yang membutuhkan kondisi fisik dan mental tetap prima.
Selain itu, peningkatan jam kerja akibat lonjakan volume penumpang berpotensi menambah beban kerja petugas. Oleh karena itu, manajemen internal diarahkan untuk memastikan pembagian tugas berjalan proporsional dan tetap memperhatikan kesejahteraan pegawai.
Apel siaga ini menjadi bentuk komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Dengan kesiapan personel, penguatan koordinasi lintas instansi, serta penerapan langkah strategis yang terencana.
Imigrasi Pontianak optimistis mampu mengantisipasi lonjakan penumpang pada momentum Ramadhan, Idul Fitri, dan Tahun Baru Imlek di Bandara Internasional Supadio.
Ke depan, Imigrasi Pontianak menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, responsif, dan berintegritas, sejalan dengan kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.





