Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Resmikan Apotek Kharitas, Tambah Akses Layanan Kefarmasian di Pontianak
INFOWARGEPONTIANAK.COM, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, meresmikan operasional Apotek Kharitas yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Sabtu (14/2/2026).
Peresmian ditandai dengan launching dan pemotongan pita sebagai simbol dimulainya pelayanan kefarmasian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Edi menyampaikan bahwa kehadiran Apotek Kharitas akan menambah sarana dan prasarana layanan kesehatan di Kota Pontianak, khususnya di bidang kefarmasian.
Dia menilai, semakin banyak pilihan fasilitas kesehatan, semakin mudah pula masyarakat memperoleh akses obat-obatan yang dibutuhkan.
“ Kehadiran apotek ini tentu menambah fasilitas layanan kesehatan, khususnya di bidang kefarmasian. Dengan kelengkapan obat dan harga yang terjangkau, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan obat yang dibutuhkan,” ujarnya.
Menurut Edi, Apotek Kharitas dikenal memiliki kelengkapan obat yang memadai dengan harga relatif terjangkau. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keterjangkauan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi beragam.
Ia juga mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan warga terhadap layanan kesehatan di Pontianak masih cukup tinggi. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, lebih dari 80 persen masyarakat masih mempercayakan pelayanan kesehatan di fasilitas yang tersedia di kota ini.
Kondisi tersebut, kata Edi, menjadi indikator bahwa kualitas layanan kesehatan di Pontianak terus menunjukkan perkembangan positif. Namun demikian, ia tidak menampik masih adanya keluhan dari sebagian masyarakat terkait pelayanan.
“ Memang ada proses peningkatan mutu pelayanan yang terus berjalan. Kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi agar kualitas layanan kesehatan semakin baik,” ungkapnya.
Edi juga menyoroti kontribusi fasilitas kesehatan swasta dalam membantu peningkatan mutu layanan kesehatan.
Menurutnya, sektor swasta memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Selain pelayanan medis rutin, sejumlah fasilitas kesehatan swasta aktif menyelenggarakan kegiatan sosial seperti sunatan massal, operasi bibir sumbing, serta layanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu.
“ Kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati sektor swasta terhadap masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan warga Kota Pontianak,” sebutnya.
Kehadiran Apotek Kharitas dinilai menjadi bagian dari kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau.
Ketua Yayasan Kharitas Bhakti, Hendy Budi, menyampaikan bahwa peresmian Apotek Kharitas merupakan bagian dari pengembangan layanan kesehatan yang telah dijalankan yayasan selama ini.
Menurutnya, kehadiran fasilitas kesehatan Kharitas memberikan dampak positif bagi masyarakat, sehingga perlu terus diperluas agar pelayanan semakin optimal.
“ Ini merupakan pengembangan dari layanan yang sudah ada. Kehadiran kami ternyata cukup berdampak bagi masyarakat, sehingga dengan relokasi dan pembukaan apotek ini kami berharap pelayanan bisa lebih optimal dan memberi manfaat yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Pontianak,” terangnya.
Hendy menjelaskan, pihak yayasan saat ini juga memprioritaskan pengembangan fasilitas kesehatan tahap kedua. Pembangunan gedung baru telah mencapai progres hingga lantai enam dari rencana total 14 lantai.
Gedung tersebut nantinya akan menambah kapasitas serta kelengkapan layanan kesehatan, termasuk fasilitas radiologi dengan peralatan yang lebih modern dan fasilitas medis penunjang lainnya.
“ Ke depan fasilitas akan semakin banyak. Dengan satu gedung 14 lantai, otomatis layanan yang tersedia juga bertambah, seperti radiologi dengan peralatan yang lebih baik serta fasilitas medis lainnya, tentu menyesuaikan dengan dukungan yang ada,” jelasnya.
Dari sisi layanan dokter spesialis, fasilitas kesehatan Kharitas disebut telah memiliki berbagai poli pelayanan yang tergolong hampir lengkap.
Pada tahap pengembangan berikutnya, satu lantai gedung direncanakan difungsikan secara penuh sebagai area poli guna meningkatkan kenyamanan dan kelengkapan layanan pasien.
Langkah ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang cepat, lengkap, dan profesional.
Dengan diresmikannya Apotek Kharitas, Pemerintah Kota Pontianak berharap akses masyarakat terhadap layanan kefarmasian semakin mudah.
Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta diharapkan terus terjalin demi menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas dan merata bagi seluruh warga.





