Empat Anak Dilaporkan Tenggelam di Sungai Kapuas Sintang, 3 Ditemukan Tewas dan 1 Selamat
INFOWARGEPONTIANAK.COM, SINTANG- Upaya pencarian terhadap anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas Sintang, Kampung Ladang, Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) membuahkan hasil.
Empat anak ini sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas pada Kamis (12/2/2026). Dari keempat anak yang ditemukan Tim SAR Gabungan, 3 anak bernama Angel, Dira Dwi, dan Feni ditemukan meninggal dunia. Sedangkan 1 anak, bernama Kimberly ditemukan dalam kondisi selamat.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra mengatakan kejadian berawal saat keempat anak tersebut sedang mandi dan berenang di Sungai Kapuas.
” Empat anak ini awalnya sedang mandi dan berenang di pinggir Sungai Kapuas. Namun, mendadak terbawa arus ke tengah sungai, kemudian tenggelam,” ucap Made.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, BPBD, dan dibantu masyarakat setempat langsung melakukan upaya pencarian.
” Korban Angel, ditemukan tim pada Jum’at, 13 Januari 2026 sekitar pukul 01.15 WIB. Jenazah korban selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga,” tuturnya.
Dalam pencarian itu, korban Kimberly berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh warga. Dia merupakan salah satu dari tiga korban yang selamat, setelah sempat terbawa arus sungai.
” Masih di hari yang sama, sekitar pukul 09.25 WIB. Tim kembali menemukan korban bernama Dira Dwi, yang mana ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tambahnya.
Korban Dira Dwi ditemukan sekitar 204 meter. Sementara korban lain, bernama Feni ditemukan 147 meter. Kedua korban ini sama sama ditemukan ke arah hulu dari lokasi kejadian.
” Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu korban, sekitar pukul 14.20 WIB, bernama Feni, dengan kondisi meninggal dunia,” terangnya.
Setelah dievakuasi tim gabungan, selanjutnya korban yang ditemukan tewas. Lalu dibawa ke rumah duka untuk diserahkan ke pihak keluarga.
” Dengan ditemukannya seluruh korban ini. Maka operasi pencarian resmi kami nyatakan selesai dan ditutup,” tegasnya.
Made menghimbau kepada seluruh masyarakat, terlebih yang memiliki anak dan tinggal di sekitaran sungai untuk lebih waspada dalam meningkatkan pengawasan terhadap anak anaknya.
” Dihimbau untuk selalu waspada saat beraktivitas di sungai. Tetap awasi anaknya masing masing, dan tidak bermain tanpa pengawasan orang dewasa, karena resiko di sungai sangat tinggi,” imbaunya.





