INFO WARGE PONTIANAK

Pembangunan Jalan Ahmad Yani 3 Terus Dikebut, Sujiwo Targetkan Rampung Pertengahan Ramadan

Foto. Bupati Kabupaten Kubu Raya, Sujiwo saat melakukan peninjauan langsung di Jalan Ahmad Yani Tiga (Dok. Istimewa)

INFOWARGEPONTIANAK.COM, KUBU RAYA- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mempercepat penyelesaian pembangunan Jalan Ahmad Yani 3 yang dinilai sebagai salah satu ruas strategis penunjang konektivitas antarwilayah.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan proyek tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan hingga minggu ketiga Ramadan 2026.

Komitmen tersebut disampaikan Sujiwo saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Jalan Ahmad Yani 3, Sabtu (14/2/2026). Ia memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan sebagian ruas telah selesai dikerjakan.

Menurutnya, keberadaan Jalan Ahmad Yani 3 memiliki peran vital dalam mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Kubu Raya. Jalan ini menghubungkan Jalan Raya Kuala Dua menuju Rasau Jaya, serta tembus ke Wonodadi Dua dan Parit Ngabe.

“Jalan Ahmad Yani 3 ini tembus ke Wonodadi Dua dan juga Parit Ngabe. Ini menjadi jalan strategis karena menghubungkan beberapa kawasan penting,” ujar Sujiwo di sela-sela peninjauan.

Pada tahun anggaran 2026, pembangunan Jalan Ahmad Yani 3 didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp18,3 miliar.

Sujiwo menjelaskan, dukungan pendanaan dari pemerintah pusat tersebut menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Dengan adanya DAK, pemerintah daerah dapat fokus menyelesaikan ruas-ruas prioritas yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

“ Alhamdulillah, dari simpang tiga Jalan Rasau Jaya sampai ke simpang empat sudah tuntas. Sekarang tinggal penyelesaian sesuai target,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyelesaian ruas yang tersisa terus dikebut agar dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan, di mana mobilitas warga biasanya meningkat.

Di simpang empat Jalan Ahmad Yani 3, akses jalan bercabang ke beberapa arah strategis. Salah satu cabang mengarah ke Sekunder C, sementara jalur lainnya menuju Kampung Tengah atau Supadio. Jalur lurusnya menghubungkan langsung ke Wonodadi.

Posisi tersebut menjadikan Jalan Ahmad Yani 3 sebagai simpul penghubung penting bagi warga yang beraktivitas di berbagai kawasan, baik untuk kepentingan perdagangan, pendidikan, maupun pelayanan publik.

Dengan terbukanya akses yang lebih baik, diharapkan waktu tempuh antarwilayah dapat dipangkas, biaya distribusi logistik menjadi lebih efisien, serta pertumbuhan ekonomi lokal semakin terdorong.

“ Kalau aksesnya lancar, tentu aktivitas masyarakat juga lebih cepat dan biaya transportasi bisa ditekan. Dampaknya akan terasa langsung pada perputaran ekonomi,” ungkap Sujiwo.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memandang pembangunan infrastruktur jalan sebagai salah satu kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Jalan yang memadai akan mempermudah arus barang dari sentra produksi ke pasar, sekaligus membuka peluang usaha baru di sepanjang ruas jalan yang berkembang.

Wilayah Rasau Jaya dan sekitarnya selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan penopang sektor pertanian dan perdagangan. Dengan konektivitas yang semakin baik melalui Jalan Ahmad Yani 3, potensi tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan.

Selain itu, akses menuju Wonodadi Dua dan Parit Ngabe yang semakin lancar juga diyakini mampu meningkatkan nilai ekonomi kawasan, termasuk mendorong investasi skala kecil dan menengah.

Pemerintah daerah berharap proyek ini tidak hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi menjadi fondasi penguatan struktur ekonomi masyarakat Kubu Raya secara berkelanjutan.

Sujiwo menegaskan bahwa target penyelesaian proyek tetap mengacu pada jadwal yang telah ditetapkan. Ia optimistis pembangunan dapat rampung pada pertengahan hingga minggu ketiga Ramadan 2026.

Target tersebut dinilai realistis mengingat progres pekerjaan yang telah mencapai tahap signifikan. Namun demikian, ia tetap meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga kualitas pengerjaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

“ Kita ingin cepat selesai, tetapi kualitas tetap harus dijaga. Jangan sampai terburu-buru namun hasilnya tidak maksimal,” tegasnya.

Pengawasan terhadap pelaksanaan proyek juga terus dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan serta seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.

Keberlanjutan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam beberapa tahun terakhir.

Jalan Ahmad Yani 3 termasuk dalam daftar ruas yang diprioritaskan karena memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Dengan selesainya proyek ini, pemerintah berharap beban kemacetan di jalur-jalur utama dapat berkurang karena distribusi kendaraan menjadi lebih merata. Selain itu, akses alternatif yang memadai akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Masyarakat pun diharapkan dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Pembangunan Jalan Ahmad Yani 3 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur dasar, meningkatkan konektivitas, serta mendorong percepatan pembangunan wilayah Kubu Raya secara menyeluruh.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pertengahan Ramadan 2026 akan menjadi momentum penting bagi masyarakat Kubu Raya untuk menikmati akses jalan yang lebih baik, cepat, dan aman.

Bagikan:

Berita terbaru!