Rumah Warga Terbakar di Sungai Raya, 9 Unit Damkar Dikerahkan
KUBU RAYA – Rumah warga terbakar di Komplek Bhayangkara Permai, Desa Sungai Raya Dalam, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (26/1/2026) sore.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik karena api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah yang berada di kawasan permukiman padat.
Api diketahui mulai muncul sekitar pukul 15.30 WIB dan langsung membakar rumah yang berlokasi di Blok B Nomor B15.
Kobaran api terlihat menjalar dari bagian atas bangunan hingga ke area depan dan dapur rumah. Meski bangunan mengalami kerusakan berat, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh keponakan pemilik rumah. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik tidak berada di tempat.
Menurut keterangan polisi, peristiwa bermula ketika Sugito (29), keponakan pemilik rumah, tengah bersiap berangkat menuju Dermaga Rasau sekitar pukul 15.20 WIB. Saat hendak meninggalkan rumah, Sugito menyadari ponselnya tertinggal di dalam.
Ia pun meminta keponakannya yang lain, Wahyu (18), untuk mengambilkan ponsel tersebut.
Namun, saat Wahyu hendak masuk kembali ke dalam rumah, ia justru melihat kepulan asap tebal sudah membumbung dari lantai dua bangunan. Kondisi tersebut sontak membuatnya terkejut dan panik.
“ Saat hendak masuk kembali ke dalam rumah, Wahyu melihat kepulan asap tebal sudah keluar dari lantai dua rumah yang saat itu dalam keadaan kosong,” ujar Aiptu Ade.
Melihat situasi yang membahayakan, Wahyu langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Teriakan tersebut segera mengundang perhatian warga yang kemudian berupaya memberikan bantuan awal sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Warga juga melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Raya dan langsung meneruskan informasi ke jajaran terkait. Tak berselang lama, tim pemadam kebakaran gabungan bergerak menuju lokasi kejadian.
Sekitar pukul 15.40 WIB, armada pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke rumah warga lain yang berada cukup berdekatan.
Petugas terlihat berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya di tengah kepulan asap tebal. Dalam penanganan kebakaran tersebut, sedikitnya 9 unit pemadam kebakaran dikerahkan.
Armada yang terlibat berasal dari Damkar Sungai Raya, Damkar Mandiri, Damkar Parit Baru Cempaka, Damkar Merdeka, Damkar Fire PKSR, Damkar Bhakti Raya, Damkar PMI, Damkar Kabupaten Kubu Raya, serta Damkar Panca Bhakti.
Aiptu Ade menjelaskan bahwa Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Sungai Raya turut melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan jalur masuk armada pemadam kebakaran tetap lancar sehingga proses pemadaman dapat berlangsung optimal.
“ Personel di lapangan melakukan pengaturan jalur masuk mobil pemadam agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tidak terhambat oleh kerumunan warga,” jelasnya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian menduga kuat adanya gangguan pada instalasi listrik rumah.
Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bagian atas bangunan sebelum kemudian merambat dengan cepat ke bagian depan dan dapur rumah.
“ Penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan, namun dugaan sementara akibat korsleting arus listrik dari bagian atas rumah. Api cepat merambat karena sebagian material bangunan terdiri dari dinding dan tiang kayu,” ungkap Aiptu Ade.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir cukup besar. Kondisi rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat dan sebagian besar bangunan hangus terbakar, menyisakan dinding semen.
Pihak kepolisian memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif dan aman. Garis pengamanan telah dibuka setelah petugas memastikan tidak ada potensi kebakaran lanjutan.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalisir risiko kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar tidak mengabaikan aspek keselamatan rumah tangga, terutama terkait penggunaan listrik dan peralatan elektronik, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.





