INFOWARGEPONTIANAK.COM, PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Nipah Kuning di Kecamatan Pontianak Barat berjalan optimal.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung fasilitas intake dan instalasi pengolahan air yang dikelola oleh PDAM Tirta Khatulistiwa tersebut.
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan operasional fasilitas dalam mendukung kebutuhan air bersih warga, khususnya di wilayah Pontianak Barat.
Peninjauan dilakukan pada Rabu (4/3/2026) dan turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah serta sejumlah pejabat terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Edi memastikan bahwa fasilitas yang sempat menjalani proses perbaikan pada tahun sebelumnya kini sudah mulai kembali beroperasi.
“ Pembangunan intake dan Instalasi Pengolahan Air PDAM ini terpusat di Kecamatan Pontianak Barat. Alhamdulillah setelah dilakukan perbaikan tahun lalu, instalasi sudah kembali beroperasi sejak Februari,” ujar Edi kepada awak media usai melakukan peninjauan.
IPA Nipah Kuning dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 360 liter per detik. Kapasitas ini diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bersih bagi pelanggan PDAM Tirta Khatulistiwa, khususnya di wilayah Pontianak Barat yang selama ini kerap mengalami kendala tekanan air.
Saat ini, instalasi tersebut masih berada pada tahap commissioning atau uji coba operasional. Pada fase awal ini, produksi air bersih telah mencapai sekitar 302 liter per detik.
Pihak pengelola masih melakukan sejumlah penyesuaian teknis guna memastikan sistem distribusi berjalan stabil dan optimal.
Menurut Edi, proses uji coba ini penting untuk memastikan seluruh komponen instalasi bekerja sesuai standar operasional sebelum kapasitas produksi ditingkatkan secara penuh.
“ Proses penyesuaian ini dilakukan agar sistem pengolahan dan distribusi air dapat berjalan stabil. Dengan begitu, ketika kapasitas produksi ditingkatkan, layanan kepada masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.
Selain memastikan kapasitas produksi, Pemerintah Kota Pontianak juga menaruh perhatian besar terhadap kualitas air yang dihasilkan instalasi tersebut.
Berdasarkan hasil pengujian teknis yang dilakukan, kualitas air yang diproduksi IPA Nipah Kuning telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai pH air berada pada angka 6,9, yang masih berada dalam rentang standar kualitas air bersih. Selain itu, tingkat kekeruhan air juga berada pada batas aman sesuai ketentuan yang berlaku.
Edi menegaskan bahwa aspek kualitas menjadi salah satu prioritas utama dalam pengelolaan sistem penyediaan air bersih. Air yang didistribusikan kepada masyarakat harus memenuhi standar kesehatan sehingga aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
“ Kualitas air menjadi perhatian utama. Dari hasil pengujian, parameter yang diperiksa menunjukkan hasil yang baik dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” ungkapnya.
Selama beberapa tahun terakhir, sebagian warga di wilayah Pontianak Barat kerap menyampaikan keluhan terkait tekanan air yang lemah maupun tingkat kejernihan air yang kurang optimal.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari keterbatasan kapasitas produksi hingga sistem distribusi yang perlu ditingkatkan.
Kehadiran IPA Nipah Kuning diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, instalasi ini mampu meningkatkan suplai air bersih ke jaringan distribusi yang melayani kawasan Pontianak Barat dan sekitarnya.
Peningkatan kapasitas produksi juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap kuantitas dan kontinuitas pasokan air kepada pelanggan PDAM.
“ Ketika kapasitas produksi meningkat, maka pasokan air bersih yang tersedia juga akan bertambah. Ini akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Edi.
Selain meningkatkan kualitas distribusi, keberadaan IPA Nipah Kuning juga diharapkan dapat memperluas cakupan layanan PDAM Tirta Khatulistiwa.
Dengan kapasitas produksi yang lebih besar, potensi penambahan sambungan rumah bagi pelanggan baru menjadi lebih terbuka.
Pemerintah Kota Pontianak terus mendorong agar layanan air bersih dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, termasuk di kawasan yang sebelumnya belum terlayani secara optimal.
Program peningkatan infrastruktur air bersih ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Air bersih tidak hanya penting untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berperan dalam mendukung kesehatan, kebersihan lingkungan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
IPA Nipah Kuning merupakan salah satu proyek strategis dalam penguatan sistem penyediaan air bersih di Kota Pontianak. Instalasi ini dilengkapi dengan berbagai komponen pengolahan air yang dirancang untuk memastikan kualitas air tetap terjaga sebelum didistribusikan ke pelanggan.
Proses pengolahan air di instalasi ini meliputi beberapa tahap, seperti penyaringan awal, pengendapan, hingga proses penjernihan yang bertujuan menghilangkan partikel kotoran serta memastikan air memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.
Dengan sistem pengolahan yang lebih modern, IPA Nipah Kuning diharapkan mampu menjadi salah satu tulang punggung layanan air bersih bagi masyarakat di wilayah Pontianak Barat.
Pemerintah Kota Pontianak berharap keberadaan instalasi ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup warga.
Edi menyampaikan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di sektor ini.
“ Dengan hadirnya instalasi pengolahan air yang baru, kami berharap kualitas layanan air bersih di Pontianak Barat dan sekitarnya semakin baik, lebih stabil, dan mampu menjangkau lebih banyak keluarga,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan pemantauan terhadap operasional instalasi tersebut untuk memastikan layanan berjalan optimal.
“ Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika aliran air lancar dan kualitasnya baik, tentu kehidupan warga akan lebih nyaman dan tenang,” tutupnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Pontianak bersama PDAM Tirta Khatulistiwa berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur air bersih guna mendukung pertumbuhan kota sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
