Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Open House Rumah Dinas Wali Kota Pontianak Perkuat Kedekatan Pemerintah dan Masyarakat

Foto. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat menerima kunjungan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus pada open house di kediaman dinasnya. (Dok. Istimewa)

INFOWARGEPONTIANAK.COM, PONTIANAK- Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kediaman dinas Wali Kota Pontianak.

Tradisi open house yang digelar oleh Wali Kota Edi Rusdi Kamtono menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Sejak siang hari sekitar pukul 12.00 WIB pada hari pertama Lebaran, aula kediaman dinas wali kota mulai dipadati tamu dari berbagai kalangan.

Tidak hanya pejabat daerah dan unsur Forkopimda, masyarakat umum, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan turut hadir meramaikan kegiatan tersebut.

Kehadiran para tamu mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi inti dari perayaan Idulfitri. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, para undangan disambut langsung oleh Edi Kamtono bersama istri, Yanieta Arbiastutie, serta anggota keluarga lainnya.

Mereka dengan ramah berjabat tangan dan saling bermaaf-maafan, menciptakan nuansa yang sederhana namun sarat makna.

Sejumlah tokoh penting turut terlihat hadir dalam open house tersebut, di antaranya Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus, Bupati Kubu Raya Sujiwo, anggota DPR RI Lasarus, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, serta Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin. Kehadiran mereka semakin menambah semarak acara yang berlangsung hangat dan terbuka.

Di dalam aula, suasana semakin hidup dengan sajian beragam hidangan khas Lebaran. Menu yang disediakan cukup beragam, mulai dari nasi lengkap, bakso, sate, gudeg, hingga roti cane.

Para tamu tampak menikmati hidangan sambil berbincang santai, memperkuat interaksi sosial antara pemerintah dan masyarakat dalam suasana nonformal.

Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, menyampaikan bahwa kegiatan open house ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga memiliki makna strategis dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

Menurutnya, momen Idulfitri adalah waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat persaudaraan.

“ Idulfitri menjadi momentum untuk saling memaafkan, memperkuat kebersamaan, serta membangun semangat kolektif dalam memajukan Kota Pontianak,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Ia juga berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Idulfitri tidak berhenti pada perayaan semata, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam meningkatkan kepedulian sosial dan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Edi menambahkan bahwa open house juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk mendengar aspirasi warga secara langsung.

Dalam suasana santai dan penuh keakraban, masyarakat memiliki kesempatan untuk menyampaikan berbagai pandangan, masukan, hingga harapan terhadap pembangunan kota.

“ Melalui kegiatan seperti ini, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat bisa terjalin lebih terbuka dan humanis,” tambahnya.

Tidak hanya di kediaman wali kota, tradisi open house juga dilaksanakan di beberapa pejabat daerah lainnya. Wakil Wali Kota Pontianak

Bahasan menggelar kegiatan serupa di kediaman dinasnya di Jalan KS Tubun, sementara Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah juga membuka pintu silaturahmi di kediamannya di Jalan Abdurrahman Saleh.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolektif Pemerintah Kota Pontianak dalam menjaga tradisi silaturahmi sekaligus memperkuat kedekatan emosional dengan masyarakat.

Dengan membuka ruang interaksi secara langsung, diharapkan tercipta hubungan yang lebih harmonis dan saling percaya antara pemerintah dan warga.

Sejumlah warga yang hadir mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Salah satunya Sulaiman (53), yang datang bersama keluarganya untuk bersilaturahmi sekaligus merasakan suasana Lebaran bersama jajaran pemerintah kota.

Ia menilai bahwa open house merupakan kesempatan yang jarang didapatkan, terutama untuk bertemu langsung dengan pemimpin daerah dalam suasana santai.

“ Ini momen yang sangat baik. Kita bisa bertemu langsung, bahkan menyampaikan aspirasi tanpa ada jarak,” ujarnya.

Menurutnya, suasana yang terbuka dan penuh kekeluargaan membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan pemimpinnya. Ia pun berharap tradisi seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memberikan dampak positif dalam mempererat hubungan sosial.

Momentum open house pada Hari Raya Idulfitri ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, keterbukaan, dan pelayanan publik yang humanis.

Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, kegiatan seperti ini menjadi pengingat pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terbangun, diharapkan kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam membangun Kota Pontianak dapat semakin kuat, menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, nyaman, dan sejahtera bagi semua.

Share: